Bongkar Rincian Biaya Mendirikan Klinik Pratama di 2026: Berapa Modal yang Anda Perlukan?

Halo Dok! Ini dia pertanyaan pamungkas yang paling sering menghantui sejawat yang ingin mandiri: "Sebenarnya, berapa biaya mendirikan klinik pratama?" Jujur saja, Dok, menjawab pertanyaan ini mirip dengan menjawab "Berapa biaya membangun rumah?" Jawabannya sangat relatif. Biaya di Jakarta akan jauh berbeda dengan di kota kabupaten, dan klinik dengan desain interior mewah tentu beda modalnya dengan yang fungsional-minimalis.

Namun, bukan berarti kita tidak bisa menghitung estimasinya. Di tahun 2026, dengan semua regulasi baru (OSS, PMK 14/2021, PMK 24/2022), komponen biayanya menjadi semakin jelas. Artikel ini akan "membongkar" rincian modal yang perlu Dokter siapkan, pos per pos.

Penting: Ini Rincian Komponen, Bukan Patokan Harga

Ingat, Dok, angka di sini adalah estimasi kasar untuk memberi gambaran. Fokuslah pada komponen biayanya, lalu Dokter bisa survei harga spesifik di lokasi Dokter sendiri.

1. Biaya Legalitas dan Perizinan (Pos Wajib Awal)

Ini adalah biaya "tiket masuk" sebelum Dokter bisa membangun.

  • Akta Pendirian Badan Usaha: Klinik pratama sangat disarankan berbentuk badan usaha (PT atau Yayasan). Biaya jasa notaris untuk pendirian PT, lengkap dengan SK Kemenkumham, bisa berkisar Rp 5.000.000 - Rp 10.000.000.
  • Perizinan OSS & Dokumen Pendukung: Mengurus NIB di portal OSS (Online Single Submission) itu gratis. Yang "membayar" adalah biaya untuk menyiapkan dokumen pendukungnya, terutama jika Dokter menggunakan jasa konsultan.
  • Pengurusan IMB/PBG (Persetujuan Bangunan Gedung).
  • Pengurusan Dokumen Lingkungan (UKL-UPL).
  • Total biaya untuk "persiapan" perizinan ini bisa sangat bervariasi, tapi siapkan anggaran Rp 10.000.000 - Rp 25.000.000 agar aman.

2. Biaya Aset Fisik: Sewa dan Renovasi (Pos Terbesar!)

Inilah pos yang akan memakan porsi terbesar dari modal Dokter.

  • Sewa Lokasi: Sangat variatif. Di lokasi strategis, biaya sewa ruko 2 lantai per tahun bisa Rp 100.000.000 - Rp 200.000.000+. Jika Dokter beruntung, mungkin bisa menemukan di bawah itu. Ingat, biasanya harus bayar deposit atau sewa minimal 2 tahun di muka.
  • Renovasi Sesuai Standar PMK 14/2021: Ini bukan renovasi biasa. Dokter wajib membuat zonasi ruang (area pendaftaran, ruang tunggu, ruang periksa, ruang tindakan, farmasi, toilet terpisah, dll) sesuai standar.
  • Pembuatan partisi kedap suara, instalasi wastafel di tiap ruang periksa, jalur disabilitas (ramp), ventilasi yang baik, dan material lantai yang mudah dibersihkan (non-porus).
  • Anggaran renovasi "sesuai standar" ini bisa berkisar Rp 100.000.000 - Rp 300.000.000, tergantung luas dan kompleksitasnya.

3. Biaya Peralatan dan Furnitur

  • Peralatan Medis (Alkes): Dokter wajib memenuhi daftar alat di lampiran PMK 14 Tahun 2021. Ini mencakup bed periksa, set pemeriksaan (stetoskop, tensi, dll), set tindakan minor, alat emergensi dasar (tabung oksigen, ambu bag), EKG (jika perlu), dll. Untuk harga, Dokter bisa cek di E-Katalog LKPP agar dapat gambaran. Siapkan anggaran minimal Rp 70.000.000 - Rp 150.000.000 untuk alkes baru dan terkalibrasi.
  • Furnitur & Elektronik: Meja-kursi dokter, kursi tunggu pasien, lemari arsip, lemari obat, AC di setiap ruangan, komputer untuk admin dan dokter, printer, TV ruang tunggu, kulkas vaksin. Anggarkan sekitar Rp 30.000.000 - Rp 50.000.000.

4. Biaya Digitalisasi (Pos Wajib Era 2026)

Sesuai PMK 24/2022, Dokter wajib pakai RME.

  • Software Klinik (RME): Pilih yang sudah terintegrasi SATUSEHAT. Biayanya bervariasi. Ada yang sistem berlangganan bulanan (misal: Rp 300.000 - Rp 1.000.000/bulan) atau beli putus.
  • Infrastruktur IT: Jaringan internet yang stabil (biaya bulanan) dan perangkat keras pendukung.

5. Modal Operasional Awal (Pos Penyelamat!)

Ini kesalahan fatal banyak pebisnis baru: modal habis hanya untuk membangun. Padahal, klinik tidak akan langsung ramai. Dokter wajib punya dana cadangan ("buffer") untuk operasional awal.

  • Stok Obat Awal: Membeli stok awal obat-obatan esensial. Siapkan Rp 15.000.000 - Rp 30.000.000.
  • Biaya Gaji Staf (3-6 Bulan): Dokter harus siap membayar gaji tim (minimal 2 dokter, 1 perawat, 1 apoteker/TTK, 1 admin) setidaknya untuk 3-6 bulan pertama sebelum klinik mencapai break-even point. Ini bisa jadi Rp 100.000.000 - Rp 200.000.000 sendiri.
  • Biaya Rutin: Listrik, air, internet, dan kontrak kerja sama pengelolaan limbah medis B3 (ini wajib!).

Jadi, Berapa Totalnya, Dok?

Mari kita hitung kasar. Dari rincian di atas, modal minimal yang perlu disiapkan bisa berada di rentang Rp 300.000.000 hingga Rp 700.000.000+. Angka ini sangat tergantung pada skala, lokasi, dan seberapa "mewah" Dokter membangunnya.

Mendirikan klinik adalah investasi jangka panjang. Memahami rincian biaya mendirikan klinik pratama secara detail akan membantu Dokter membuat proposal bisnis yang realistis dan menghindari kehabisan napas di tengah jalan.

Tag