RME Praktik Bersama: Mengapa Harus Bayar Lebih Jika Medisy Bisa "Unlimited" Dokter dalam Satu Harga?

Halo, Dok. Tren membuka Praktik Mandiri Bersama (Joint Practice) kini semakin menjamur. Konsepnya brilian: menyewa satu ruko strategis, lalu digunakan bergantian oleh 3 hingga 5 dokter (Umum, Gigi, atau Spesialis) dengan sistem shift pagi, sore, dan malam. Secara bisnis, ini sangat efisien karena biaya sewa tempat, listrik, dan gaji perawat bisa ditanggung bersama (sharing cost).

Namun, sering kali efisiensi ini "bocor halus" di sektor teknologi. Banyak vendor RME (Rekam Medis Elektronik) yang menerapkan sistem tarif Pay Per User atau Pay Per Doctor.

Bayangkan, Dok. Jika tarif aplikasinya Rp 300.000 per dokter/bulan, dan di tempat Dokter ada 5 dokter yang berpraktik, maka Dokter harus mengeluarkan Rp 1.500.000 per bulan hanya untuk software! Padahal, semua dokter itu bekerja di fasilitas yang sama.

Di sinilah Medisy hadir mematahkan aturan lama tersebut. Kami percaya bahwa digitalisasi tidak boleh memberatkan operasional sejawat.


RME Medisy: Satu Langganan untuk Semua (Unlimited Users)

Keunggulan utama Medisy yang paling dicintai oleh pemilik Praktik Bersama adalah kebijakan harga yang adil: Berbasis Fasyankes, Bukan Berbasis Personal.

Artinya, Dokter cukup membayar 1 (satu) biaya langganan untuk fasilitas praktik tersebut. Setelah itu? Silakan tambahkan akun pengguna sebanyak yang Dokter butuhkan:


  • Punya 3 Dokter Umum dan 2 Dokter Gigi? Bisa.
  • Punya 5 Perawat dan 3 Admin Kasir? Bisa.
  • Ada Dokter Mitra pengganti (Locum) yang kadang masuk? Masukkan saja.

Tanpa biaya tambahan. Nol Rupiah untuk penambahan user. Medisy memberikan kebebasan penuh (Unlimited Users) agar manajemen SDM di Praktik Bersama Dokter berjalan fleksibel tanpa pusing memikirkan tagihan yang membengkak setiap nambah personel.


Keamanan Data Tetap Terjaga (Multi-User Login)

"Kalau satu akun dipakai ramai-ramai, nanti data pasiennya ketukar dong?"

Tenang, Dok. Konsep "Satu Langganan" bukan berarti satu username dipakai keroyokan (sharing password). Itu tidak aman. Di Medisy, Admin Praktik bisa membuatkan Username dan Password unik untuk masing-masing dokter.


  • Dr. Budi (Pagi): Login pakai akun sendiri. Saat input rekam medis, nama pemeriksa otomatis tercatat sebagai "dr. Budi".
  • Dr. Siti (Sore): Login pakai akun sendiri. Data pasien Dr. Siti terpisah rapi, tapi tetap dalam satu database klinik yang sama.

Ini menjamin Audit Trail (jejak digital) tetap valid. Jika ada kesalahan input resep, sistem bisa melacak siapa yang login saat itu, jam berapa, dan apa yang diubah. Keamanan data pasien tetap prioritas nomor satu.


Fitur Manajemen Shift yang Rapi

Praktik Bersama identik dengan pembagian shift dan pembagian jasa medis. Medisy didesain untuk menangani kompleksitas ini.


  • Laporan Jasa Medis Terpisah: Di akhir bulan, pemilik praktik bisa menarik laporan keuangan: "Berapa pasien yang ditangani Dr. Budi bulan ini?" dan "Berapa total jasa medis Dr. Siti?". Sistem menghitungnya otomatis.
  • Operan Shift Kasir: Fitur closing kasir per shift memudahkan admin siang menyerahkan uang tunai ke admin malam tanpa selisih yang membingungkan.


Kesimpulan: RME Hemat Jutaan Rupiah per Tahun

Dok, mari berhitung cerdas. Selisih biaya antara aplikasi "Per User" dengan Medisy (Flat Price) bisa dialokasikan untuk hal lain yang lebih produktif, seperti mempercantik ruang tunggu atau menambah alat kesehatan.

Jika Dokter menjalankan model Praktik Mandiri Bersama, Medisy adalah pilihan paling logis dan ekonomis. Legalitas aman (PSE Kominfo), fitur lengkap (RME Kemenkes), dan yang terpenting: Bayar 1, Pakai Ramai-Ramai Tanpa Batas.

Tag